Rangkuman DTP SA Kamis/26/09/2024

 

1. Download ISO Debian

  • Kunjungi situs resmi Debian dan unduh ISO Debian versi server atau versi minimal (netinst).

2. Buat Bootable USB

  • Gunakan alat seperti Rufus (untuk Windows) atau Balena Etcher (untuk Linux/Mac) untuk membuat bootable USB dari file ISO Debian.

3. Boot dari USB

  • Masukkan USB ke dalam server atau komputer target dan boot dari USB tersebut. Kamu mungkin perlu mengatur BIOS/UEFI untuk boot dari USB.

4. Mulai Instalasi

  • Pada menu instalasi Debian, pilih Install atau Graphical Install.
  • Pilih bahasa yang diinginkan, lokasi, dan pengaturan keyboard.

5. Konfigurasi Jaringan

  • Debian akan mendeteksi jaringan secara otomatis. Jika menggunakan DHCP, pengaturan jaringan akan diselesaikan otomatis.
  • Jika jaringan statis, masukkan IP address, subnet mask, gateway, dan DNS secara manual.

6. Konfigurasi Partisi Disk

  • Pilih mode partisi otomatis jika tidak ingin repot, atau pilih manual jika ingin mengatur partisi secara khusus.
  • Biasanya, untuk server, disarankan untuk memiliki:
    • Partisi root /
    • Partisi swap
    • Partisi /home (opsional)
    • Partisi /var untuk log atau data (opsional)

7. Pilih Software

  • Pilih apakah ingin menginstal SSH Server atau peran lain seperti LAMP Server (Linux, Apache, MySQL, PHP) jika diperlukan.
  • Instal tool dasar atau tambahan seperti sudo untuk memudahkan administrasi.

8. Pilih Grub Bootloader

  • Install Grub Bootloader pada hard drive utama agar sistem bisa boot.

9. Selesaikan Instalasi

  • Setelah selesai, Debian akan meminta untuk me-restart. Cabut USB bootable dan reboot sistem.

10. Login ke Sistem

  • Setelah reboot, login dengan akun yang dibuat selama instalasi.
  • Kamu sekarang memiliki Debian server yang siap digunakan!

11. Konfigurasi Pasca Instalasi

Setelah login, ada beberapa hal yang biasanya dikonfigurasi:

  • Update sistem dengan menjalankan:
    bash :

    sudo apt update && sudo apt upgrade
  • Instal aplikasi tambahan yang diperlukan seperti server web, database, atau alat administrasi lainnya.
  • Konfigurasi firewall jika diperlukan, seperti dengan ufw:
    bash :

    sudo apt install ufw sudo ufw allow ssh sudo ufw enable

Komentar

Postingan Populer